Kamis, 08 Januari 2015

Selamat Hari Jadi, Kamu.

                Teruntuk kamu, lelaki berkaos hitam yang muncul di salah satu daftar teman yang online di home Facebookku. Apa kabar, kamu? Rasanya sudah lama sejak terakhir kali kita bertemu di balkon Mall kesukaan kita. Ya, tiga bulan yang lalu. Bagaimana hari-harimu? Masih sibuk seperti dahulu? Semoga sesibuk apapun kamu, kamu masih sempat untuk sekedar melihat-lihat dinding Facebookku, mengecek apakah kabarku sebaik kabarmu saat ini.

                Hei kamu si penikmat Mizone, tahukah kamu bahwa malam tadi aku sangat sulit untuk tidur? Otakku terus berputar, memikirkan apakah kamu disana melakukan hal yang sama denganku. Sama-sama memutar ulang kenangan-kenangan kita, sama-sama menghitung kemungkinan-kemungkinan baik yang terjadi bila saat ini kita masih bersama, atau sama-sama meratapi penyesalan-penyesalan akibat perpisahan kita.  Apakah kamu juga seperti itu, Sayangku? Mungkin saja tidak ya?

                Kamu, yang sering kali tertidur di ruang tamu rumah orang tuaku, percayakah kamu bahwa sampai saat ini, di setiap sudut ruangan yang pernah kaulewati, masih sangat jelas kulihat setiap rekam jejakmu. Bagaimana kamu yang dulu sering duduk di teras rumahku, melepas lelah di ruang keluargaku dan juga mengimami sholatku disana.


from tumblr.com


                Kamu, si pelupa yang dulu sering kali kuingatkan, tidakkah terlihat olehmu bahwa di kedua bola mataku masih sangat jelas ada sosok lelaki kekamu-kamu­an. Lelaki yang sangat persis seperti kamu; matanya, hidungnya, bibirnya, tubuhnya, namun entah hatinya. Lelaki yang pernah dengan caranya sendiri menemani hari-hari beratku, menghapus piluku, membuyarkan penatku atau sekedar melengkungkan senyumku. Menyiratkan bahwa semua akan baik-baik saja, dan terus baik-baik saja.

                Dan teruntuk kamu, lelaki yang genggamnya masih tertinggal di jemariku, aku rindu.





Dari Aku,
Perempuan yang pernah sangat dekat dengan Ibumu.


P.S: Selamat hari jadi, kesayanganku. Semoga berbahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar